Rockwool, atau sering juga disebut dengan mineral wool, adalah bahan non-organik yang dibuat dengan cara meniupkan udara atau uap ke dalam batuan yang dilelehkan. Hasilnya adalah sejenis fiber yang memiliki rongga-rongga dengan diameter umumnya antara 6—10 mikromoter.

Mineral wool memiliki kemampuan menahan air dan udara dalam jumlah yang baik untuk mendukung perkembangan akar tanaman sekaligus penyedia nutrisi yang dibutuhkan. Selain itu, ia juga berfungsi sebagai struktur penyangga yang cukup baik untuk tanaman tersebut.

Mineral wool memiliki pH tinggi, yang tidak baik untuk perkembangan tanaman. Karena itu perlu dilakukan conditioning, yaitu proses untuk memodifikasi sifat-sifat dari mineral wool tersebut untuk menyeimbangkan kadar pH-nya. Mineral wool yang telah melalui proses conditioning akan memiliki pH stabil yang dapat bertahan untuk waktu lama.

Rockwool, kemungkinan adalah media untuk pertanian hidroponik yang paling sering digunakan.

Sumber: Wikipedia